Amsakar Bantah Dirinya Dipanggil Polda Kepri Terkait Kericuhan Unjuk Rasa di BP Batam

Amsakar Achmad
Wakil Wali Kota Batam Amsakar Achmad. (Foto: Muhammad Chairuddin)

BATAM – Wakil Wali Kota Batam, Amsakar Achmad membatah kabar dirinya dipanggil Kepolisian Daerah Kepulauan Riau (Polda Kepri) terkait kericuhan unjuk rasa berujung ricuh di kantor Badan Pengusahaan (BP) Batam, Senin (11/09) lalu.

Kabar tersebut, beredar di sosial media dan pemberitaan pada Jumat (15/09). Padahal, Amsakar tengah berada di ruangannya kantor Wali Kota Batam.

“Siapa pula yang bilang saya diperiksa Polda? Coba buka video call,” katanya, Jumat.

“Macam mana pula saya diperiksa? Ini sudah disposisi surat-surat,” tambah Amsakar.

Hal senada juga disampaikan oleh Kabid Humas Polda Kepri, Kombes. Pol. Zahwani Pandra Arsyad.

“Saya sudah konfirmasi ke Dirkrimum, pascakejadian kemarin, semua lagi dimintai keterangan. Tetapi, kalau mengarah kepada wakil wali kota itu tidak benar,” ungkapnya.

Untuk itu, Kabid Humas Polda Kepri mengimbau agar masyarakat bijak dalam menggunakan sosial media.

Baca juga: Kantor BP Batam Jebol Akibat Ricuh, Kaca Pecah dan Pagar Rusak

Hal itu agar tidak mudah terprovokasi seperti yang terjadi sebelumnya pada aksi unjuk rasa kemarin.

“Hampir sebagian besar dari ajakan di sosmed. Saya imbau jangan sampai terprovokasi,” tuturnya.

“Saring dulu sebelum menyebarkan karena itu menyangkut undang-undang ITE,” tambah Pandra. (*)

Ikuti Berita Lainnya di Google News