Bupati Karimun: 3 Kecamatan Diusulkan Jadi Prioritas Pembangunan Pusat

Bupati Karimun
Bupati dan Wakil Bupati Karimun, Aunur Rafiq dan Anwar Hasyim. (Foto: Elhadif Putra)

KARIMUN – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Karimun, Provinsi Kepulauan Riau (Kepri), telah mengusulkan tiga kecamatan menjadi prioritas pembangunan tahun 2024 dengan anggaran pusat sesuai Instruksi Presiden (Inpres).

“Kita sudah usulkan untuk tahun 2024 menjadi prioritas, yaitu Kecamatan Buru, Ungar dan Moro,” kata Bupati Karimun, Aunur Rafiq, Jumat (21/07).

Rafiq mengatakan, pembangunan tetap dilakukan secara merata. Oleh karena itu, pembangunan di wilayah lain juga mendapatkan perhatian menggunakan sumber Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) atau anggaran lainnya.

Dicontohkan Rafiq, seperti untuk Kecamatan Durai akan menggunakan APBD. Lalu untuk Kecamatan Kundur dan Belat sedang berlangsung program dari pemerintah pusat.

“Kundur mendapat program dari pemerintah pusat dan masih berproses. Dan juga Belat yang saat ini dalam proses pengerjaan,” sebutnya.

Dengan begitu Rafiq berharap pembangunan-pembangunan yang sedang ataupun akan dilaksanakan bisa berjalan dengan baik tanpa adanya kendala.

“Mudah-mudahan di akhir masa jabatan saya semuanya bisa terlaksana,” harapnya.

Disampaikan Rafiq, terdapat sejumlah omongan yang mengatakan tidak ada pembangunan selama kepemimpinannya.

Bupati Karimun dua periode memaparkan sudah ada 223 kilometer jalan yang dibangun selama 8 tahun di seluruh kecamatan-kecamatan.

“Juga ada 162 kilometer semenisasi yang dilakukan. Jadi kalau orang tidak melihat dengan hati, tidak melihat dengan kejernihan, namun melihat dengan konteks yang berbeda, itulah yang akan terjadi,” ungkapnya.

Baca juga: Bupati Karimun Jawab Keluhan Masyarakat Tentang Pengetatan Ke Luar Negeri

Menurut Rafiq, tudingan-tudingan tersebut muncul lantaran apa yang dilakukan atau pembangunan yang telah dibuat itu, tidak terlalu digembor-gemborkan ke publik.

“Sehingga banyak masyarakat yang kurang mengetahui jika adanya pembangunan yang telah dilakukan. Dan sekarang kita telah rekap semuanya. Dapat dilihat apa yang telah kita lakukan dan apa yang telah buat,” ujarnya. (*)

Ikuti Berita Lainnya di Google News