IndexU-TV

Dilantik Ayahnya, Roby Kurniawan Sah Jadi Bupati Bintan

Bupati Bintan Roby Kurniawan
Gubernur Kepri Ansar Ahmad melantik Roby Kurniawan jadi Bupati Bintan definitif di Gedung Daerah Tanjungpinang. (Foto: Ardiansyah Putra)

TANJUNGPINANG – Gubernur Kepulauan Riau (Kepri) Ansar Ahmad melantik Roby Kurniawan jadi Bupati Bintan definitif sisa periode 2021-2024 menggantikan Apri Sujadi di Gedung Daerah Tanjungpinang, Senin (03/10). Diketahui, Gubernur Kepri merupakan ayah kandung Roby Kurniawan.

Ansar mengatakan, bupati sudah memiliki kewenangan lebih setelah dilantik menjadi definitif. Ansar berharap dengan dilantiknya Roby Kurniawan menjadi Bupati Bintan dapat memilih personel yang mampu bekerja sama dan membangun Bintan.

“Selain itu kita harap indikator makro juga dapat meningkat. Keberhasilan provinsi juga berdasarkan kabupaten/kota,” kata Ansar di Gedung Daerah Tanjungpinang.

Sebagai salah satu wilayah investasi, Ansar akan mendorong Bupati Bintan untuk meningkatkan pariwisata.

Sementara itu, Roby Kurniawan menyampaikan rasa syukurnya atas sisa masa jabatan 2021-2024. Roby menyebut, akan melanjutkan visi misi Bintan Rumah Kita dan akan memfokuskan yakni membayarkan BPJS Ketenagakerjaan untuk pekerja rentan. Menurutnya, apabila ingin merecovery ekonomi, maka rasa aman dan rasa nyaman bagi pekerja harus diperhatikan.

“Kita juga akan tetap menggalakkan ekonomi kerakyatan dan memperbanyak program padat karya tunai,” ucapnya.

Setelah dilantik menjadi Bupati Bintan, ia akan melelang jabatan untuk Sekretaris Daerah agar mempercepat kinerja di Bintan. “Kalau untuk OPD semua sudah terisi semua. Nanti mungkin kita akan melakukab evaluasi akhir tahun,” ujarnya.

Baca juga: Sekda Kepri: Roby Kurniawan Tinggal Dilantik Jadi Bupati Bintan

Namun, saat disinggung kriteria Wakil Bupati Roby menyebut, akan menyerahkan pada rapat tim koalisi. Ia berpesan, siapapun wakilnya nanti, harus bisa memahami visi dan misi Bintan Rumah Kita agar dapat berjalan beriringan.

“Kita masih belum menentukan, ya kita serahkan saja ke partai Koalisi,” pungkasnya. (*)

Exit mobile version