Tanjungpinang – Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP) Kelas II Tanjungpinang memaparkan kronologis terungkapnya surat hasil PCR palsu di Kabupaten Natuna, Provinsi Kepulauan Riau (Kepri).
Pelaksana Harian (Plh) Kepala KKP Kelas II Tanjungpinang, Nolita Sesphana mengatakan, kejadian itu bermula saat petugasnya melakukan validasi berkas keberangkatan penumpang di Bandara Ranai, Pangkalan TNI Angkatan Udara (Lanud) Raden Sadjad Natuna.
Menurutnya, petugas KKP saat itu memeriksa berkas keberangkatan menilai terdapat kejanggalan pada nomor surat tersebut. Melihat adanya kejanggalan itu, petugas KKP langsung menghubungi fasilitas layanan kesehatan yang namanya tertera dalam surat tersebut.
“Setelah dikonfirmasi ke fasilitas kesehatan terkait, ternyata itu (surat hasil PCR) tidak dikeluarkan oleh fasilitas kesehatan tersebut, ternyata nomor surat itu palsu,” tutur Nolita di kantor KKP, Tanjungpinang, Rabu (01/09).
- BACA JUGA: Diduga Palsukan Enam Surat Tes PCR Calon Penumpang, Seorang Anggota Polres Natuna Diperiksa Propam
- BACA JUGA: Waduh! Anggota Polres Natuna Dikabarkan Diamankan karena Palsukan Hasil Tes PCR
Nolita menambahkan, pihaknya telah melaporkan kejadian itu kepada pihak kepolisian untuk diproses lebih lanjut. Baginya, kejadian pemalsuan hasil PCR itu merupakan kali pertama di Kepri.
Nolita mengimbau agar masyarakat dapat meminta Fasilitas Kesehatan (Faskes) yang melaksanakan tes PCR untuk menginput data ke program New All Record (NAR) yang sudah disiapkan Kementerian Kesehatan Republik Indonesia (Kemenkes RI).
“Data tersebut dapat masuk ke aplikasi PeduliLindungi,” ujarnya.
Ia menganjurkan masyarakat untuk dapat mengunduh aplikasi PeduliLindungi apabila memungkinkan.
“Jika tidak memungkinkan mengunduh aplikasi tersebut, KKP tetap melaksanakan validasi berkas keberangkatan secara manual,” pungkasnya. (*)
Pewarta: Muhammad Chairuddin
Redaktur: Muhammad Bunga Ashab