Kasus HIV/AIDS Terus Bertambah di Kepri

14.400 Nakes di Kepri Belum Bisa Divaksin Booster Kedua
Kepala Dinkes Kepri Moch Bisri (Foto: Ardiansyah Putra)

TANJUNGPINANG – Kota Batam menjadi daerah terbanyak pengidap Human Immunodeficiency Virus (HIV) dan AIDS (acquired immunodeficiency syndrome) di Kepulauan Riau (Kepri) hingga 2022.

Dari data Dinas Kesehatan (Dinkes) Kepri hingga 2022 HIV/AIDS dari masing-masing daerah mencapai 8.785 orang.

Kepala Dinkes Kepri, Mohammad Bisri mengatakan, dari 8.785 orang yang mengidap HIV/AIDS di Kepri, 5.175 orang di antaranya berada di Kota Batam.

Sedangkan untuk kabupaten/kota lainnya Tanjungpinang terdata 1.823 orang, Karimun 1.403 orang, Bintan 246 orang, Lingga 24 orang, Anambas 54 orang, dan sisanya Natuna 60 orang.

“Lingga merupakan satu-satunya wilayah di Kepri yang minim HIV/AIDS,” katanya kepada ulasan.co, Ahad (14/08).

Bisri menyampaikan, meski banyak warga yang mengidap HIV/AIDS. Namun, mereka belum ditempatkan di lokasi khusus. “Tidak, kita tidak ada lokasi khusus, kita sudah melakukan upaya memberikan pendidikan agar tak menulari ke orang lain,” ucapnya.

Baca juga: Antisipasi Hepatitis Akut Misterius, Dinkes Kepri Imbau Orang Tua Awasi Jajanan Anak

Ia menyebut, setiap bulannya pasti ada penambahan angka kasus HIV/AIDS dikarenakan adanya ibu yang terjangkit HIV/AIDS melahirkan.

“Biasanya ada riwayat, atau juga bayi-bayi yang tertular dari ibunya karena melahirkan,” ujar Bisri. (*)