Penjaga Kampung Tembeling Harap Buaya Liar Segera Ditangkap

Buaya
Buaya saat berjemur. (Foto: Dok Warga)

BINTAN – Keberadaan buaya liar meresahkan warga Kampung Tembeling, Kelurahan Tembeling Tanjung, Kabupaten Bintan, Provinsi Kepulauan Riau (Kepri). Pasalnya, buaya itu sudah menyerang warga setempat.

Penjaga Kampung Tembeling Mahyudi menyebutkan, buaya liar itu seharusnya ditangkap agar tidak ada lagi warga yang menjadi korban dari terkaman buaya. Keberadaan buaya itu meresahkan warga. Sebab, hampir semua warga Kampung Tembeling bekerja sebagai nelayan.

“Kalau bisa ditangkap hidup-hidup,” ucap dia di Bintan, Rabu (06/09).

Mahyudi menuturkan, pihaknya selalu menerapkan tradisi tolak balak di Kampung Tembeling setiap satu tahun sekali. Tolak balak yang diiringi dengan membaca doa selamat, bertujuan untuk menjaga Kampung Tembeling.

“Setiap bulan haji tanggal 15 atas, kita melakukan tolak balak. Bukan tanggal nasional ya,” sebut dia.

Baca juga: Buaya Masih Intai Warga Tembeling Bintan

Sementara itu, Kasim, tokoh masyarakat Kampung Tembeling menuturkan, anak kandungnya sering melaut menangkap ikan menggunakan perahu kecil.

“Bapak jadi takut pulak, ada anak bapak suka mancing di depan sana (perairan depan Kampung Tembeling),” terang Kasim sambil menunjukkan lokasi anaknya mancing.

Selama hidup, kata pria berusia 69 tahun ini, buaya sering muncul hingga menampakkan diri ke orang sejak tahun 2020 lalu. Kemunculan buaya menjadi tontonan warga setempat.

Kemunculan binatang buas itu tidak bisa dipastikan. Terkadang buaya muncul pada pagi hari, sore hingga malam hari.

“Tadi pagi masih muncul buaya di sana (perairan Kampung Tembeling),” sebut dia. (*)

Ikuti Berita Lainnya di Google News