Wilayah Karimun Berpotensi Diguyur Hujan Sepekan ke Depan

Ilustrasi hujan lebat di Tanjungbalai Karimun, Kepri. (Foto:Febryan Sanada/Ulasan.co)

KARIMUN – Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) memprakirakan cuaca di wilayah Karimun, Kepulauan Riau, sepekan ke depan masih diguyur hujan.

Forecaster BMKG Stasiun Meteorologi Raja Haji Abdullah, Younggy HM Hutabarat mengatakan, hujan ringan hingga lebat disertai petir masih akan mendominasi cuaca Karimun.

“Kondisi ini disebabkan adanya gelombang atmosfer Kelvin dan Rossby Equator yang diprakirakan akan cukup aktif di wilayah Indonesia bagian barat pasa periode 3-9 Maret mendatang,” kata Younggy, Sabtu (04/03).

Yoinhhu mengatakan, MJO atau Madden Julian Oscillation saat ini berada di fase 7 (Western Pacific) dan diperkirakan masih akan bertahan hingga satu pekan ke depan.

“MJO merupakan aktivitas intra seasonal terjadi di wilayah tropis yang dapat dikenali berupa adanya pergerakan aktivitas konveksi, yang bergerak ke arah timur dari Samudera Hindia ke Samudera Pasifik yang biasanya muncul setiap 30 sampai 40 hari,” jelasnya.

Sementara prakiraan cuaca di Kabupaten Karimun periode 3-5 Maret akan didominasi oleh hujan lebat. Kemudian untuk 6-9 Maret didominasi cuaca berpotensi hujan ringan dan sedang.

“Kami mengimbau masyarakat agar tetap waspada dan berhati-hati terhadap potensi cuaca ekstrem seperti angin puting beliung dan hujan lebat,” pesan Younggy.

Baca juga: Jalan Amblas, Akses Menuju Wisata Pantai Timun Karimun Ditutup

Selain itu, Younggy juga meminta untuk penyedia jasa angkutan laut dan nelayan untuk dapat mewaspadai gelombang laut.

“Kondisi gelombang untuk wilayah perairan Karimun berkisar antara 1,25 – 2,5 meter. Masyarakat diimbau untuk selalu waspada potensi tinggi gelombang mencapai 2,5 meter di perairan Karimun, hingga jalur pelayaran Karimun-Batam,” katanya. (*)

Ikuti Berita Lainnya di Google News