BMKG Karimun Imbau Masyarakat Waspadai Cuaca Hujan Deras Disertai Petir

Petugas Stasiun Meteorologi Raja Haji Abdullah Tanjungbalai Karimun memperlihatkan kondisi cuaca. (Foto:Elhadif Putra/Ulasan.co)

KARIMUN – Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) stasiun Bandara Raja Haji Abdullah (RHA) Kabupaten Karimun, Kepulauan Riau (Kepri) mengeluarkan peringatan waspada cuaca ekstrem untuk wilayah Kepri, Kamis-Jumat, 15-16 Februari 2024.

Untuk Jumat, 16 Februari 2024 diperkirakan kondisi cuaca secara umum berawan dan berpotensi terjadi hujan dengan intensitas ringan hingga lebat, yang dapat disertai kilat atau petir dan angin kencang.

“Terdapat labilitas lokal kuat dan kelembapan udara lapisan atas yang relatif tinggi, sehingga mendukung proses pertumbuhan awa-awan hujan di wilayah daerah di Kepri yakni Batam, Bintan, Karimun dan Lingga,” kata forecaster Stasiun Meteorologi Raja Haji Abdullah Kabupaten Karimun, Yola, Kamis 15 Februari 2024.

Yola mengimbau agar masyarakat waspada terhadap hujan lebat yang dampaknya bisa membuat jembatan yang rendah tidak dapat dilintasi.

Lalu Yola juga mengimbau waspada terjadinya longsor, guguran bebatuan, erosi dalam skala menengah, volume air sungai meningkat atau banjir serta aliran banjir skala menengah yang menggangu aktivitas masyarakat.

“Yang harus dilakukan berhati-hati jika beraktivitas di luar rumah, memperbaharui informasi tentang cuaca, mencari informasi ke pihak-pihak terkait kebencanaan dan tidak beraktivitas di luar rumah jika tidak mendesak,” sambung Yola.

Selain itu, masyarakat juga diimbau gelombang laut yang tinggi di sejumlah perairan Kepri. Diprediksi perairan Natuna sekitar 2,5 meter, Anambas dan Bintan 2,0 meter dan 1,5 meter di perairan Lingga.

Untuk perairan Karimun diperkirakan tinggi gelombang 0,5-1,25 meter, dan arus laut permukaan ke arah Barat-Utara, dengan kecepatan 5-80 cm/detik.