Forum Bintan STD 8 Ajak Pelaku Wisata Bangun Parwisata Berkelanjutan Lewat Promosi Digitalisasi

Taman Gudem Bee Farm
Wakil Bupati Bintan Ahdi Muqsith melihat lebah madu di Taman Gudem Bee Farm, Desa Sri Bintan, Kecamatan Teluk Sebong, Kabupaten Bintan, Provinsi Kepulauan Riau. (Foto: Muhammad Bunga Ashab)

BINTAN – Bintan Sustainable Tourism Destination (STD) menggelar forum gathering 8 di Taman Gudem Bee Farm, Desa Sri Bintan, Kecamatan Teluk Sebong, Kabupaten Bintan, Provinsi Kepulauan Riau, Rabu (27/09).

Forum gathering ini mengusung tema digitalisasi dan promosi pariwisata berkelanjutan di Pulau Bintan. Bintan STD Forum ini merupakan kolaborasi pentahelix, yaitu pemerintah, swasta, masyarakat, pendidikan dan media. Keberadaan forum ini untuk membangun pariwisata berkelanjutan di Pulau Bintan.

Sekretaris Bintan STD/Environment Naturalist Banyan Tree Bintan, Henry Ali Singer mengatakan, kegiatan STD Bintan ini sengaja digelar bertepatan dengan Word Tourism Day 2023 atau Hari Pariwisata Sedunia yang di dalamnya adanya Green Investment and Tourism.

“Konsep STD itu semakin dilestarikan semakin mensejahterakan, kita ingin memsejahterakan masyarakat Bintan melalui pariwisata,” ujar Henry.

“Diharapkan peserta forum dapat memanfaatkan digitalisasi, karena digitalisasi itu banyak memanfaatkan kerja lebih efisien, memanfaatkan web, komunikasi secara digital,” katanya lagi.

Lanjut, kata dia, terkait promosi di Bintan banyak tempat dan lokasi wisata menarik, tidak hanya kawasan Lagoi yang sudah dikenal level internasional.

“Kalau turis sudah datang ke sana (Lagoi), mereka rata-rata puas. Ini terus kita dorong, tentunya semakin banyak destinasi wisata yang ada di Bintan, harapannya turis yang datang ke Bintan jadi long of stay, sehingga pengunjung akan menguntungkan pariwisata,” ujarnya .

Sementara itu, Wakil Bupati Bintan Ahdi Muqsith mengatakan, Wakil Bupati Bintan Ahdi Muqsith mengatakan, 60 persen pendapatan asli daerah (PAD) bersumber dari sektor pariwisata. Ia menuturkan, Pemkab Bintan mengapresiasi Forum Bintan STD karena telah peduli, mendukung pengembangan pariwisata di Bintan.

“Forum ini untuk membangun pariwisata berkelanjutan di Pulau Bintan,” ujarnya .

Ia menuturkan, diharapkan pelaku usaha pariwisata dapat terus berkolaborasi dalam mengandalkan kepariwisataan agar pariwisata Bintan segera bangkit.

“Bangkitnya pariwisata tidak terlepas dari kolaborasi dan sinergi yang baik. Dengan dilakukannya kegiatan ini semoga mendapat output yang positif dalam rangka mengembangkan pariwisata Bintan agar maju dan berkelanjutan,” ujarnya.

Baca juga: Sabine Rohden, Istri Wabup Bintan Bantu Kembangkan Sektor UMKM dan Pariwisata

Ahdi mendorong lewat Forum Bintan STD ini mengaktifkan branding pariwisata Bintan. Tujuannya, agar arah dan target pariwisata dapat tercapai.

“Kita bisa melakukan branding sehingga tujuan dan arah pariwisata kita jelas dan capaiannya,” ujarnya.

Sebagaimana diketahui, forum Bintan STD Forum sendiri merupakan forum pariwisata berkelanjutan yang ada di pulau Bintan terbentuk waktu pada 18 Januari 2018 di Banyan Tree Bintan. Saat ini di grup Bintan STD Forum sudah bergabung kurang lebih 148 anggota terdiri dari kelima unsur pentahelix. (*)

Ikuti Berita Lainnya di Google News