Giliran Kantor Gubernur Kepri Didemo Pengungsi Afganistan

  • Bagikan
Giliran Kantor Gubernur Kepri Didemo Pengungsi Afganistan
Penngungsi Afghanistan saat unjuk rasa di depan kantor Gubernur Kepri, Pulau Dompak, Tanjungpinang (Foto: Ardiansyah Putra)

Tanjungpinang – Giliran kantor Gubernur Kepulauan Riau (Kepri) didemo ratusan pengungsi Afghanistan di Pulau Dompak, Tanjungpinang, Kamis (02/11).

Pasalnya, beberapa waktu lalu mereka menggelar unjuk rasa di kantor Wali Kota Tanjungpinang dan Lapangan Pamedan.

Meski diguyur derasnya hujan, pengungsi asal Afghanistan tetap melakukan aksi demo. Mereka ingin pemerintah setempat membantu memperjuangkan para pengungsi agar segera dikirim ke negara ketiga.

Para pengungsi terus menyuarakan pihak United Nations High Commissioner for Refugees (UNHCR) telah berbohong dan memperlambat proses keberangkatan mereka menuju negara ketiga.

Ali, salah seorang pengungsi Afganistan mengatakan, pihak UNHCR sudah membohongi pencari suaka.

“Kami sudah ditipu UNHCR. Karena mereka bilang negara yang menerima pengungsi dari Afganistan hanya menerima limit (terbatas). Tapi sekarang negara-negara ketiga mau menerima, dan itu ada di website resmi negara mereka,” kata Ali, di depan Kantor Gubernur, Kamis.

Baca Juga: Hujan-hujanan Pengungsi Afghanistan Long March ke Kantor Gubernur Kepri

Menurutnya, UNHCR tidak segera memproses mereka, karena file pengungsi Afganistan tidak diserahkan ke kedutaan negara ketiga yang mau menerima pencari suaka.

“Kami ke sini (kantor Gubernur Kepri) menyuarakan karena merasa ditipu, dihianati dan dibohongi,” ucapnya.

Ia menyebut, negara ketiga yang mau menerima para pengungsi Afganistan, yakni Kanada, Australia, New Zeland, Inggris dan Amerika.

Sementara itu, Kesbangpol Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kepri, Andi Murdianus mengatakan, pemprov akan berkoordinasi dengan pihak UNHCR untuk teknis permintaan para pengungsi Afghanistan.

“Kami sudah mendengarkan tuntutan mereka. Tapi kami harus berkoordinasi dengan UNHCR, karena itu ada regulasinya dan aturannya,” kata Andi.

Sebelumnya diberitakan, Pengungsi Afghanistan kembali melaksanakan aksi long march dari pertigaan Jembatan 1 Dompak menuju Kantor Gubernur Kepulauan Riau, Kamis (02/11) siang.

Long march ini dilakukan pengungsi Afghanistan, terpantau kurang lebih hampir ratusan orang pengungsi. (*)

 

  • Bagikan