Mengenaskan! Temuan Jasad Wanita di Batam, Hangus dan Berlumuran Darah 

Ilustrasi pembunuhan. (Foto:Dok/Istimewa)

BATAM – Seorang perempuan berinisial TRH, ditemukan tewas dengan kondisi mengenaskan di perumahan Muka Kuning Indah I, Kelurahan Buliang, Kecamatan Batu Aji, Kota Batam, Kepulauan Riau (Kepri).

Jasad korban ditemukan, Sabtu (04/11) lalu, sekira pukul 00.30 WIB. Korban terakhir terlihat beraktifitas pada hari Jumat (03/11) sore.

Kapolsek Batu Aji, AKP Benny Syahrizal, membenarkan terkait kejadian tersebut. “Iya benar,” kata Benny singkat, Sabtu (11/11).

Dari informasi yang diterima Ulasan.co, kuat dugaan, perempuan malang itu tewas dibunuh di rumah sendiri.

Baca Juga: Hakim PN Batam Sempat Bahas Rempang Sebelum Ditemukan Meninggal di Kamar Hotel

Sebab korban ditemukan dengan kondisi 90 persen tubuh hangus terbakar, dengan tubuh posisi telungkup di atas dipan. Menggunakan pakaian daster lengan panjang berwarna merah, celana dalam berwarna abu-abu gelap.

Kepala korban dibungkus menggunakan bungkusan plastik sampah berwarna hitam serta lumuran darah di dalam kantong plastik tersebut.

Terdapat satu buah telepon genggam android berwarna hitam yang jugan hangus terbakar di atas bantal yang terdapat pada punggung belakang tubuh korban.

Ada juga dua buah bantal kepala serta satu buah bantal guling yang menimpa tubuh korban.

Di lokasi, ada juga tujuh tabung gas elpiji berwarna hijau jenis subsidi 3 kilogram yang mengelilingi tubuh korban.

Terdapat delapan botol yang sudah hangus terbakar mengelilingi korban diduga berisikan cairan bahan bakar minyak jenis pertalite di dalam kamar tersebut.

Baca Juga: Hakim PN Batam Ditemukan Meninggal di Kamar Hotel

Terdapat juga kain serta pakaian dan kayu kering yang dirangkai sejauh jarak lima meter agar saling terhubung hingga ke posisi korban berada dengan ditimpakan oleh tujuh buah botol yang belum terbakar.

Diduga kuat korban meninggal dengan cara dianiaya terlebih dahulu dan lalu kemudian dibakar.

Korban terakhir tinggal bersama suaminya yang telah berangkat ke Jakarta meninggalkan korban untuk bekerja.

Polisi hingga saat ini masih berusaha mengejar pelaku pembunuhan. “Masih kita kejar. Semoga segera ditangkap,” kata Benny.