IndexU-TV

Patroli Perbatasan NKRI, Polsek Bintan Timur Butuh 3 Jam untuk Sampai ke Pulau Sentut

Patroli Perbatasan NKRI, Polsek Bintan Timur Butuh 3 Jam untuk Sampai ke Pulau Sentut
Anggota Polsek Bintan Timur, Polres Bintan, Kepri melakukan patroli perbatasan dan bersih-bersih di pantai Pulau Sentut, Desa Mapur, Kecamatan Bintan Pesisir. Foto : Andri Dwi Sasmito.

BINTAN – Belasan anggota Polsek Bintan Timur, Kepulauan Riau (Kepri) melakukan patroli perbatasan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) di Pulau Sentut, Kecamatan Bintan Pesisir, Kabupaten Bintan, Senin (28/03).

Mereka merupakan anggota dari Satuan Kepolisian Air (Sat Polair), Profesi dan Pengamanan (Propam) Polres Bintan.

Patroli perbatasan NKRI di pimpin Kapolsub Sektor Bintan Pesisir, Polsek Bintan Timur, Iptu Zalmi.

Baca juga: TNI-Polri Patroli Perbatasan Pulau Terluar NKRI di Bintan

Untuk sampai ke Pulau Sentut, rombongan patroli butuh waktu kurang lebih tiga jam berada di dalam kapal dari Kecamatan Bintan Timur.

Setelah sampai ke tujuan, kapal patroli yang digunakan rombongan anggota Polsek Bintan Timur tidak bisa merapat. Karena air laut sedang surut, dan banyak batu-batu karang di perairan Pulau Sentut. Sehingga, anggota Polsek Bintan Timur kembali menyebrang hingga merapat ke pesisir Pulau Sentut menggunakan kapal berukuran kecil milik warga setempat.

Sesampai ke pesisir pantainya, anggota Polsek Bintan Timur kembali berjuang, agar sampai ke Pulau Sentut dengan cara turun dari kapal dan berjalan kaki dengan kedalaman air sampai ke lutut orang dewasa.

Selain patroli, anggota menggunakan seragam coklat dengan kepala diikat kain merah putih membersihkan sampah di pesisir pantai Pulau Sentut. Baik itu sampah botol, plastik hingga gabus.

“Kita rutin patroli di Pulau Sentut,” kata Iptu Zalmi saat berada di Pulau Sentut.

Selama patroli berlangsung, rombongan tersebut tidak menemukan gerakan mencurigai yang melanggar hukum di perairan Pulau Sentut.

“Karena Pulau Sentut kita ini perbatasan langsung dengan laut Cina Selatan, Malaysia dan Singapura. Alhamdulillah, aman terkendali,” sebut dia.*

Exit mobile version