Bupati Karimun Olah Biosaka Bersama Petani Kundur Utara

Biosaka
Bupati Karimun, Aunur Rafiq mempraktikan pembuatan biosaka di Kecamatan Kundur Utara. (Foto: Elhadif Putra)

KARIMUN – Bupati Karimun, Provinsi Kepulauan Riau, Aunur Rafiq ikut melakukan sosialisasi dan mengolah cairan untuk tumbuhan yang disebut sebagai biosaka bersama petani di Kecamatan Kundur Utara, Kamis (14/09).

Di mana biosaka merupakan produk untuk pengganti pupuk yang terbuat dari bahan-bahan alami, seperti tumbuhan atau daun-daun.

Penggunaan biosaka dinilai mampu meningkatkan hasil, namun menghemat pengeluaran petani untuk pupuk.

“Kita akan terus mensosialisasikan ini ke kelompok-kelompok tani di Kabupaten Karimun,” kata Rafiq saat kegiatan pelatihan biosaka bagi kelompok-kelompok tani di Kecamatan Kundur Utara.

Pada kegiatan tersebut, Rafiq ikut mengolah pembuatan biosaka bersama petani. Cara pembuatannya adalah dengan mengumpulkan sejumlah dedaunan dan kemudian ditampung menggunakan wadah yang telah diisi air. Selanjutnya dedaunan dihancurkan.

Rafiq menyampaikan pengembangan biosaka untuk pertanian terus dikembangkan Pemerintah Kabupaten Karimun, diantaranya dengan memberikan pelatihan-pelatihan pembuatan ke kelompok tani.

Menurutnya dengan penggunaan biosaka, maka pemakaian pupuk dapat dikurangi jumlahnya.

Selain menghemat biaya, biosaka juga tidak berbahaya bagi lingkungan karena terbuat dari bahan alami, tanpa ada bahan kimia.

Baca juga: Biosaka Akan Digunakan di Karimun, Diharapkan Kurangi Penggunaan Pupuk Kimia

Ditambahkan Rafiq, dengan menggunakan bahan dari alam, akan kembali lagi ke alam.

“Biosaka ini didapat dari hasil Penas di Sumatera Barat beberapa waktu lalu. Biosaka ini sangat bagus dan telah mulai disosialisasikan,” ujar Rafiq. (*)

Ikuti Berita Lainnya di Google News