IndexU-TV

Kemarin, Bakamla-Singapura Atasi Tumpahan Minyak hingga Penumpang Tujuan Malaysia dan Singapura Meningkat

Bakamla RI dan Singapura Kerja Sama Mengatasi Tumpahan Minyak Kerap Terjadi di Perairan Bintan
Kepala Kantor Kamla Zona Maritim Barat Laksma Bakamla Hadi Pranoto dan pihak Maritime Security Command Singapore melakukan pertemuan membahas tumpahan minyak yang kerap terjadi. ANTARA/HO-Bakamla RI

TANJUNGPINANG – Sejumlah informasi penting menghiasi berita seputar Kepulauan Riau (Kepri), Sabtu (16/4), mulai dari Bakamla dan Singapura kerja sama atasi tumpahan minyak, lomba azan Ulasan Network hingga penumpang tujuan Malaysia dan Singapura meningkat.

Anda bisa membaca berita selengkapnya berikut ini:

1. Bakamla RI dan Singapura Kerja Sama Mengatasi Tumpahan Minyak Kerap Terjadi di Perairan Bintan

Kantor Kamla Zona Maritim Barat, Badan Keamanan Laut Republik Indonesia (Bakamla RI) dan Maritime Security Command Singapura sepakat bekerja sama mengatasi tumpahan minyak (oil spill) yang kerap terjadi di Perairan Bintan, Kepulauan Riau.

Kerja sama yang dimaksud melalui pertukaran informasi dilaksanakan pada Pusat Komando dan Pengendalian (Puskodal) Bakamla RI dengan Information Fusion Centre (IFC) yang dimiliki Singapura, demikian keterangan pers yang diterima di Batam, Jumat (15/04) malam.

Selengkapnya disini

2. Kemenag Kepri Apresiasi Lomba Azan Ulasan Network

Kementerian Agama Kepulauan Riau (Kemenag Kepri) menyambut baik adanya lomba azan yang dihelat kantor media Ulasan Network.

“Perlombaan itu adalah satu hal yang sangat bagus, apalagi dilaksanakan di bulan Ramadan,” kata Kepala Bidang Bimbingan Masyarakat Islam Kanwil Kemenag Kepri, Edi pada Sabtu (16/04).

Selengkapnya disini

3. Jumlah Penumpang Pelabuhan Internasional SBP ke Malaysia dan Singapura Alami Peningkatan

Jumlah penumpang di Pelabuhan Internasional Sri Bintan Pura, Tanjungpinang, Kepulauan Riau terus mengalami peningkatan sejak beroperasi kembali pada 9 April 2020 lalu.

Petugas Keselamatan Berlayar KSOP Tanjungpinang, Marta Wilaya mengatakan, sekitar 500 penumpang telah terdata, baik melakukan perjalanan ke Malaysia dan Singapura, maupun sebaliknya.

Selengkapnya disini

Exit mobile version