Pertashop Jalan Lintas Barat Bintan Resmi Beroperasi

  • Bagikan
Pertashop Jalan Lintas Barat Bintan Resmi Beroperasi
Pengisian Perdana BBM Pertamax untuk masyarakat secara gratis. (Foto: Muhammad Chairuddin)

Bintan – Pertashop resmi beroperasi di Jalan Lintas Barat, Kecamatan Teluk Bintan, Kabupaten Bintan, Kepulauan Riau, Sabtu (27/11).

Dengan diresmikannya pangkalan Bahan Bakar Minyak (BBM) milik PT Sarana Anugerah Petra itu, sejumlah masyarakat berharap akan adanya BBM dengan harga yang lebih murah.

Abdullah salah seorang warga mengatakan, masyarakat tentu menyambut baik hadirnya pangakalan BBM di perlintasan itu. Menurutnya, kehadiran Pertashop dapat mempersingkat akses masyarakat untuk mengakses BBM untuk kendaraan. Ia berharap PT Sarana Anugerah Petra dapat menghadirkan BBM jenis lainnya seperti Pertalite dan bahkan Premium.

“Semoga saja nantinya akan ada Pertalite dan juga Premium. Karena harganya lebih terjangkau. Tapi ini sudah sangat membantu,” tuturnya.

Pasalnya, dua jenis bahan bakar yang tersedia saat ini yakni Pertamax dan Dexlite memiliki harga lebih tinggi.

Kemudian ia meminta agar pihak pengelola terutama PT Sarana Anugerah Petra dapat menyerap pekerja lokal, khususnya putra putri tempatan Kabupaten Bintan.

Laras warga linnya mengaku sangat terbantu dengan adanya Pertashop tersebut. Ia berharap, Pertashop dapat lebih berkembang hingga memberikan kontribusi positif untuk masyarakat

“Beli bensin sudah tidak perlu ke Batu 16 lagi. Sudah dekat juga dari rumah,” ujarnya.

Baca Juga: Kejari Bintan Usut Dugaan Kasus Mafia Tanah Milik Anggota Dewan

Sementara itu, Sales Area Manager PT Pertamina (Persero), Fachrizal Imaduddin mengatakan, kehadiran Pertashop bertujuan untuk membantu masyarakat Bintan agar lebih mudah mengakses BBM untu aktivitas sehari-hari.

“Pertashop akan mempekerjakan pemuda pemudi tempatan asal Kabupaten Bintan sehingga lebih menyerap tenaga lokal,” katanya.

Sedangkan prihal kehadiran BBM berjenis Pertalite dan Premium, dirinya tidak memberikan jawaban pasti.

“Setiap liter yang terjual, 10 persennya akan kembali ke daerah. Jadi semakin besar dan semakin banyak liter yang terjual, maka akan memberikan dampak positif untuk pemasukkan daerah,” ucapnya.

Nantinya hasil itu akan terlihat dengan adanya perbaikan jalan, pembangunan infrastruktur, dan sarana serta prasarana lainnya. (*)

 

  • Bagikan