PMII dan HPPI Karimun Gelar Aksi Solidaritas Rempang, Bagikan Pita Hitam Ke Pengendara

Aksi Solidaritas Untuk Rempang
Penandatanganan petisi dalam aksi solidaritas Rempang Galang di Tugu MTQ Kabupaten Karimun Provinsi Kepulauan Riau.(Foto: Elhadif Putra)

KARIMUN – Puluhan orang di Kabupaten Karimun, Provinsi Kepulauan Riau (Kepri), menggelar aksi solidaritas terhadap masalah yang terjadi di Pulau Rempang, Kecamatan Galang, Kota Batam, Senin (11/09) sore.

Para peserta aksi terdiri dari gabungan anggota Organisasi Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Kabupaten Karimun dan Himpunan Pemuda Pembangunan Indonesia (HPPI) Kabupaten Karimun. Aksi digelar di Tugu MTQ Coastal Area, Kabupaten Karimun.

Dalam kegiatan tersebut para peserta aksi membagi-bagikan pita hitam kepada masyarakat yang melintas, serta kepada aparat keamanan yang melakukan pengamanan.

Koordinator lapangan, Noviar Ade Triargo menyampaikan sejumlah tuntutan dalam aksi solidaritas tersebut.

Salah satunya adalah aksi solidaritas digelar untuk wujud kepedulian, dukungan moril dan keprihatinan terhadap masyarakat Rempang.

Kemudian menyayangkan dugaan tindakan represif aparat penegak hukum di Rempang.

“Turut berdukacita dan perihatin terhadap pelajar di Rempang. Mendorong untuk diproses hukum yang berlaku atas dugaan pelanggaran hukum oleh oknum aparat yang menembakan gas air mata pada tanggal 7 September 2023,” kata Noviar.

Ketua HPPI Kabupaten Karimun, Wisnu Hidayatullah menambahkan aksi juga dilakukan dengan penandatanganan petisi di atas selembar kain putih terkait permasalahan di Rempang.

“Tanda tangan untuk mendukung saudara kita di Rempang Galang,” kata Wisnu.

Sementara seorang perwakilan PMII Kabupaten Karimun menyuarakan sejumlah permintaan.

Permintaan yang disampaikan diantaranya meminta agar Pengurus Besar (PB) PMII dapat menyatakan sikap terhadap permasalahan yang terjadi di Rempang.

Mendesak Presiden Jokowi turun langsung menyampaikan permasalahan Rempang Galang.Mendesak Komnas HAM untuk memberikan perlindungan terhadap korban di Rempang. Mengecam dan mengutuk keras segala bentuk pelanggaran hukum dan HAM yang dilakukan oknum aparat gabungan.

Baca juga: Didatangi Ribuan Warga Melayu, Ini Kata Kepala BP Batam
Baca juga: Aliansi Mahasiswa Kepri Terobos Kawat Berduri di Kantor Gubernur

Mendesak pemerintah menarik tim terpadu dari Rempang Galang.Mendesak pemerintah membentuk tim gabungan untuk pemulihan fisik dan psikologis korban Rempang Galang.

“Mendesak pemerintah mengutamakan dialog intens terhadap warga Rempang Galang dan menolak segala bentuk tindakan upaya pemaksaan kehendak,” tutup anggota PMII dalam orasinya.

Puluhan aparat kepolisian dan Satpol PP Kabupaten Karimun tampak melakukan pengamanan aksi. Sekira pukul 17.45 WIB, para peserta aksi membubarkan diri. (*)

Ikuti Berita Lainnya di Google News