Melihat Jejak Sejarah Suku Laut di Museum Bahari Bintan

Museum Bahari Bintan terlihat dari atas yang berbentuk sampan masyarakat Suku Laut. (Foto: Ulasan.co)
IMG_0195
IMG_0196
IMG_0197
IMG_0198
IMG_0199
IMG_0200
IMG_0201
previous arrow
next arrow
 


BINTAN
– Suku Laut merupakan salah satu suku yang mendiami di wilayah perairan Provinsi Kepulauan Riau (Kepri). Eksistensi suku ini bisa ditemukan di Pulau Bintan, perairan Kota Batam, hingga perairan Kabupaten Lingga.

Untuk mengetahui jejak sejarah Suku Laut di Kepri, khususnya Pulau Bintan dapat ditemukan di Museum Bahari Bintan, Kawasan Pantai Trikora, Kilometer 36 Teluk Bakau, Kecamatan Gunung Kijang, Kabupaten Bintan.

Saat memasuki museum ini akan disambut dengan permainan gasing oleh staf yang bertugas.

Kemudian akan diajak memasuki lantai pertama yang berisikan berbagai bentuk sampan nelayan beserta alat tangkap dari masa ke masa.

Bukan hanya itu, di museum itu dapat melihat miniatur kapal kayu yang digunakan pada masa dinasti Ming dan Dinasti Song yang melintas ke perairan Bintan untuk melakukan proses perdagangan.

Staf Museum Bahari Bintan, Abdullah menyebut, pada lantai pertama juga terdapat sejarah pembuatan arang pertama di Kepri dengan bentuk yang khas.

Lanjut ke lantai dua, juga terdapat sejarah dari Suku Laut yang tidak banyak diketahui masyarakat saat ini.

Dari peninggalan foto dan cerita yang ada di Museum Bahari Bintan terdapat bagaimana proses pernikahan Suku Laut, melahirkan hingga proses tradisi nyekar yang dilakukan masyarakat Suku Laut.

Abdullah menyebut, Museum Bahari Bintan diresmikan pada tanggal 21 Januari 2006 silam. Saat ini sudah banyak pengunjung museum yang datang.

“Untuk perbulannya sekitar 1500 orang yang datang untuk melihat museum,” ucapnya.

Selain pengunjung lokal yang berasal dari sekolah, ada juga wisatawan asing dari Singapura, Perancis, Belanda dan Tiongkok yang melihat dan belajar sejarah peradaban Suku Laut.

Keunikan lain dari Museum Bahari Bintan ini juga terdapat pada arsitektur bangunannya yang menyerupai Kapal Tradisional Kajang.

Pendirian museum yang bertemakan bahari merepresentasikan wisata bahari yang terdapat di Kabupaten Bintan.

Museum Bahari Bintan dibuka setiap hari dari Senin hingga Jumat. Namun, jika ingin berkunjung pada hari Sabtu dan Minggu, Museum ini tetap dibuka dengan melakukan reservasi terlebih dahulu melalui Website atau Media Sosial Instagram Museum Bahari Bintan. (*)