IndexU-TV

Absen Paripurna Karena Sakit, Begini Kondisi Cawabup Bintan Dhenok saat di RSUD 

Direktur RSUD Kabupaten Bintan, dr Bambang Utoyo. (Foto: Andri Dwi Sasmito/ulasan.co)

BINTAN – Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Bintan, Kepulauan Riau (Kepri) mengungkap kondisi Calon Wakil Bupati (Cawabup) Bintan nomor urut dua yakni Dhenok Puspita Sari.

Karena sakitnya, Dhenok harus absen di paripurna Pemilihan Wakil Bupati (Pilwabup) Bintan di Senin (21/08).

Direktur RSUD Kabupaten Bintan, dr Bambang Utoyo menuturkan, pihak rumah sakit menerima Dhenok pada dini hari tadi melalui IGD. Setelah menjalani pemeriksaan, tim medis menyarankan agar ia menjalani rawat inap.

Namun, Dhenok lebih memilih pulang dari pada mendapatkan rawat inap di Rumah Sakit tersebut.

Baca juga: Pemilihan Wabup Bintan Ditunda Sampai Kamis

“Jadi, pasien (Dhenok Puspita Sari) pulang paksa keinginan sendiri. Ibu Dhenok masuk ke rumah sakit melalui IGD sekitar jam 2 dini hari,” kata Direktur RSUD Kabupaten Bintan, dr Bambang Utoyo.

Selain itu, Dhenok juga menolak permintaan tenaga medis agar ia menjalani Rontgen. Pasalnya, pasien mengeluh sakit pada bagian pinggang dalam kondisi hamil.

Politisi PKS itu mengaku, pinggangnya terasa sakit usai jatuh dari tangga rumahnya.

“Pengakuan pasien habis jatuh dari tangga rumah nya. Pasien masuk ke rumah sakit lewat IGD jam dua dini hari. Yang ia keluhkan itu, sakit pada pinggang,” sebut dia.

Baca juga: Dhenok Dikabarkan Dirujuk ke Johor Malaysia Usai Jatuh Sakit

Sementara itu, saat memimpin sidang paripurna Pilwabup Bintan, Agus Wibowo menyebutkan, unsur pimpinan DPRD Kabupaten Bintan belum dapat berkomunikasi dengan Dhenok Puspita Sari.

“Sampai detik ini, kami dari unsur pimpinan dewan tidak dapat komunikasi hingga terkonfirmasi dengan bersangkutan (Dhenok),” terang Ketua DPRD Kabupaten Bintan itu.

Hal ini senada dengan Ketua Panlih Wabup Bintan, Mirwan. Dia menyebutkan, Panlih tidak dapat menghubungi Cawabup Bintan nomor urut dua, Dhenok Puspita Sari melalui sambungan telepon.

“Kami juga tidak dapat komunikasi dengan Ibu Dhenok sampai sekarang,” ucap dia di sela sidang paripurna Pilwabup Bintan.

Exit mobile version