(POPULER SEPEKAN) Pencuri Tempat Dupa, Viral Video Pencuri Kalung Emas dan Warga Tewas Terkena Bom Ikan

(POPULER SEPEKAN) Pencuri Tempat Dupa, Viral Video Pencuri Kalung Emas dan Warga Tewas Terkena Bom Ikan
Tangkapan layar - Aksi pelaku yang terekam CCTV Toko Emas Deni Permata.

Tanjungpinang – Populer sepekan terakhir di Kepulauan Riau mulai dari pencuri tempat dupa, viral video pencuri kalung emas hingga warga tewas diduga terkena bom ikan di Bintan.

Bagi yang belum sempat menyimak berita-berita menarik dalam sepekan terakhir, redaksi Ulasan.co akan membagikan kembali untuk Anda.

1. Awas! Pencuri Tempat Dupa Ibadah Etnis Tionghoa Berkeliaran di Tanjungpinang

Pencuri tempat dupa atau disebut Thi Kong Lou untuk ritual ibadah etnis Tionghoa berkeliaran di Tanjungpinang, Kepulauan Riau. Pasalnya, beberapa milik warga telah dicuri, aksi pelaku bahkan terekam kamera CCTV rumah warga.

Suan salah seorang korban mengatakan, pencurian di rumahnya itu terjadi pada beberapa waktu lalu. Ia memperkirakan maling beraksi pada subuh dini hari.

Pasalnya, pada malam hari Thi Kong Lou milik adiknya itu masih ada. Sedangkan pada pagi harinya, tempat dupa itu sudah raib.

“Dua hari yang lalu. Subuh. Saya tahunya sudah terlambat (sudah hilang),” kata Suan kepada Ulasan.co, di Tanjungpinang, Jumat (23/12).

Selengkapnya: Awas! Pencuri Tempat Dupa Ibadah Etnis Tionghoa Berkeliaran di Tanjungpinang

2. Viral! Detik-detik Pencuri Kalung Emas di Tanjungpinang Terekam CCTV

Aksi seorang perempuan yang diduga mencuri kalung emas di salah satu toko emas di Kota Tanjungpinang, Kepulauan Riau (Kepri), terekam kamera pengawas (CCTV) pada Rabu (22/12).

Pemilik Toko Emas Deny Permata, Deny Kurniawan mengungkap modus pelaku pencurian kalung emas di toko miliknya pada Rabu (22/12) siang lalu.

Deny menjelaskan, kejadian itu berlangsung sekitar pukul 13.00 WIB. Saat itu datang seorang wanita berbaju hitam dengan perkiraan rentang usia 30 tahunan. Wanita tersebut datang dan kemudian berpura-pura ingin membeli kalung emas di toko milik Deny.

“Dia tanya-tanya ada empat atau lima kalung gitu. Ya saya kira betulan mau beli,” ungkapnya, Kamis (23/12).

Selengkapnya: Viral! Detik-detik Pencuri Kalung Emas di Tanjungpinang Terekam CCTV

3. Waspada! Begini Modus Predator Anak di Tanjungpinang Merayu Korbannya

Polres Tanjungpinang mengungkap modus Predator Anak dalam mencari korbannya selama beraksi.

Kapolres Tanjungpinang, AKBP Fernando mengatakan pelaku yang berinisial H itu mendapatkan korbannya dengan serangkaian bujuk rayu hingga korban tergiur dan mengikuti pelaku.

“Pelaku berkeliling Kota Tanjungpinang mencari anak-anak yang berkeliaran di jalan tanpa didampingi orang tua,” ujarnya, Senin (20/12).

Selengkapnya: Waspada! Begini Modus Predator Anak di Tanjungpinang Merayu Korbannya

4. Pencuri Celana Dalam dan Bra Bikin Resah Warga Tanjungpinang

Pencuri celana dalam dan bra meresahkan warga Tanjungpinang, Kepulauan Riau. Pasalnya, pencuri nekat mengambil dalaman perempuan dari jemuran di pekarangan rumah.

Tari, perempuan 23 tahun, menjadi salah satu korban. Ia baru tinggal di Perumahan Taman Mekar Sari, Kelurahan Melayu Kota Piring, Kecamatan Tanjungpinang Timur, kehilangan celana dalam, bra dan tangtop dari jemuran pada Rabu (22/12).

“Yang hilang itu dua sempak, bra dan tangtop. Lagi dijemur di samping rumah,” kata Tari di Tanjungpinang, Kamis (23/12).

Selengkapnya: Pencuri Celana Dalam dan Bra Bikin Resah Warga Tanjungpinang

5. Polisi Selidiki Warga Bintan Timur Tewas Diduga Terkena Bom Ikan

Kepolisian Sektor (Polsek) Bintan Timur, Polres Bintan, Kepulauan Riau, selidiki penyebab Nazaruddin (41), tewas akibat diduga terkena ledakan bom ikan, Rabu (22/12).

Korban menghembuskan napas terakhir di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kabupaten Bintan, Kepulauan Riau.

“Benar (Nazaruddin), meninggal di rumah sakit jam dua lewat. Siang tadi,” kata Kepal Polsek Bintan Timur, AKP Suardi saat dikonfirmasi Ulasan.co.

Selengkapnya: Polisi Selidiki Warga Bintan Timur Tewas Diduga Terkena Bom Ikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.